Jelang Natal, stok sembako dijamin aman di Nabire

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire, Jerri Bindosano – Navandunews.

Nabire, Navandunews.com ­– Menjelang hari raya Natal dan tahun baru 2019/2020, Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire menjamin persediaan (stok) sembilan bahan pokok (Sembako) dan bahan penting lainnya aman tiga bulan ke depan di daerah ini.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire, Jerri Bindosano mengatakan pihaknya terus berupaya menjamin ketersediaan kebutuhan jelang hari hari raya umat Kristen dan tahun baru.

“Baik beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan penting lain agar aman tercukupi,” terang Bindosano.

Ia mengaku, pihaknya terus memantau persediaan bukan hanya menjelang Natal, akan tetapi dilakukan secara berkala. Selain itu dinas juga telah memanggil para distributor dan pengecer guna memastikan Sembako beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu para pedagang diminta untuk menyampaikan stok baik yang ada maupun yang kurang.

Tujuannya adalah agar dinas bisa mengevaluasi kebutuhan stok tiga bulan ke depan. Jika kebutuhan mencukupi, berarti nyaman. Tapi kalau belum maka harus dicari solusinya.

“Kami sudah panggil mereka dan cek tapi aman. Termasuk barang – barang tertentu yang dalam pengawasan BUMN seperti beras di Bulog. Jadi kalau misalkan kurang maka kita minta intervensi Bulog dalam ketersediaan, termasuk ketersediaan bahan BBM dari Pertamina sehingga ketersediaan di hari raya itu semua bisa aman,” terangnya.

Dalarm pertemuan dengan para pengecer dan distribusi, lanjut Bindosano, pengusaha diminta untuk mengisi blanko terkait kebutuhan apa saja yang kurang misalnya atau lebih. Sehingga blanko ini bisa disampaikan kepada pimpinan daerah guna mengiasati perkembangannya nanti.

Hal ini menurutnya sangat perlu dilakukan mengingat Nabire bukan kabupaten produsen tetapi kabupaten konsumen dan bellum memiliki produksi yang langsung menjawab pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Tapi Nabire hanya punya produksi telur. Ini kami akan koordinasi dengan dinas peternakan untuk kebutuhan telur nantinya. Tapi secara umum kami melihat stok masih dalam situasi aman. Kami juga akan terus ke lapangan untuk memantau perkembangannya ,” ujarnya.

Terpisah, seorang warga Sri Ningtias berharap peningkatan harga barang menjelang hari raya Natal tidak terjadi tahun ini. Artinya, jauh hari sebelumnya pemerintah harus sudah berkoordinasidengan pengusaha agar stok selalu aman.

“Saya bilang begitu karena kalau misalkan telur langka maka di situ biasanya harga naik. Jadi harga juga harus diawasi,” tandasnya.[TR]

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code