Tokoh pemuda : Stop sebar Hoax di Nabire

Portal Berita Papua | NavanduNews,

Navandunews.com – Sejak jumat petang hingga sabtu (07/09/2019), di Nabire beredar sebuah surat kaleng yang mengatas namakan mahasiswa Papua dan berencana melakukan demo pada senin (09/09/2019).

Isi surat tersebut selain akan melaksanakan demo, juga meminta kepada semua orang pendatang yang memiliki toko dan usaha lainnya agar menyumbangkan uang sebesar Rp. 1.000.000.000 (satu juta rupiah) kepada para mahasiswa.

Apabila para pengusaha yang tidak menanggapi isi surat itu maka, mahasiswa dan masyarakat Papua akan bertindak secara kekerasan, serta mengusir pulang para pengusaha non papua.

Menanggapi hoax tersebut, para toko pemuda di Nabire menghimbau agar masyarakat tenang dan tidak resah atas kejadian ini. sebab Nabire aman dan hal itu diduga kuat telah dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Gunawan Inggeruhi, salah satu tokoh pemuda menegaskan, tidak benar jika nantinya ada aksi pada senin besok. Sebab kalaupun ada aksi maka tentunya akan diberitahukan secara resmi kepada pihak berjawib. Kemudian para tokoh dan kepala suku pasti akan mengetahui.

“Ini sangat tidak benar. Kalaupun ada pasti para tokoh pemuda dan tokoh masyarakat tahu. Sekali lagi saya bilang, ini tidak benar dan hoax, ” tegas Inggeruhi.

Menurutnya, khusus untuk Nabire, bahwa selama belum dan tidak ada himbauwan resmi dari pihak – pihak terkait, maka tidak ada aksi lain apalagi aksi tandingan.

“Dan biasanya kalau pelaku aksi sudah tau siapa tokoh – tokoh yang akan di hubungi. Kami pasti tau, Jadi surat itu benar – benar Hoax, ” ujarnya.

Inggeruhi menghimbau, jika ada surat tersebut telah beredar dikalangan non orang Papua maka hendaknya jangan ditanggapi dan dihiraukan saja.

“Jangan ditanggapi. Kalau misalnya surat sampai kepada non Papua maka sebaiknya dilaporkan kepada pihak berwajib, ” imbuhnya.

Terpisah, tokoh pemuda lainhya, Yones Douw mengatakan hal tersebut tidak benar dan pastinya dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Tidak benar. pasti kerjanya orang yang tidak bertanggungjawab dan ingin mengacaukan Nabire, ” kata Douw.

Menurutnya, tulisan dalam surat tersebut sangat berbeda sebab orang Papua dalam sejarah tidak pernah meminta – minta, apalagi dalam situasi gawat seperti saat ini. Douw menduga ada pihal lain yang mengatas namakan orang Papua dan mahasiswa yang tidak beritikat baik.

“Jadi ini sangat tidak benar. Tidak ada aksi dan tidak ada orang Papua yang melakukan hal itu, ” tandasnya.

Keduanya menghimbang keoada masyarakat di Kabupaten Nabirw agar tidak resah dan menanggapi isi surat hoax ini dengan berlebihan apalagi resah. kepada masyarakat agar tetap rukun dan damai serta melakukan aktifitas seperti biasanya.*(*)*

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code