Bupati Isaias, tidak ada lagi demo di Nabire

Portal Berita Papua | NavanduNews,

Navandunews.com – Pasca terjadinya dua kali demo di Nabire terkait anti rasisme, Bupati Isaias Douw menegaskan, tidak ada dan jangan ada lagi demo di Daerah ini.

“Jangan ada demo lagi di Nabire, ” ujar Bupati Isaias Douw, usai memimpin apel awal Bulan di halaman Kantor Bupati Nabire. Senin (02/09/2019).

Dikatakan Isaias, jangan sampai ada gerakan tambahan yakni demo – demoan di Nabire yang merupakan Kota majemuk berbagai suku.

Selain itu, persoalan dan aspirasi demo protes rasisme di Surabaya terhadap para mahasiswa dari Nabire telah diserahkan kepada Pemerintah Pusat melalui Pempov Papua, DPRP serta MRP.

“jadi Nabire hanya menunggu hasil. dan sekali lagi jangan ada demo lagi di sini, ” tandasnya.

Untuk itu, Isaias menginstruksikan kepada seluruh elemen di daerah ini agar kembali melakukan aktifitas seperti biasa. jangan sampai terpancing dengan isu – isu yang tidak bertanggungjawab.

“Saya instruksikan untuk semua elemen kembali melakukam aktifitas agar roda perekonomian kembali normal. Semua orang harus menjaga keamanan sehingga kita di sini aman dan tertib, ” ungkapnya.

Situasi dan kondisi Kota Nabire telah aman terkendali. senin ini, baik masyarakat, ASN serta BUMN dan BUMD kembali melakukan aktifitas seperti sedia kalah.

Terlihat, aktifitas baik arus lalu lintas, perkantoran hingga pasar – pasar mulai lantar. Walau sepekan sebelumnya pasca demo, masih ada kabar akan ada demo susulan kini kembali normal.

Bupati Isaias menyeruhkan, agar kebersamaan dalam kerukunan berbangsa dan bernegara yang terjalin di Nabire tetap terjaga oleh semua orang.

“Nabire ini aman, mari kita jaga agar selalu damai, ” kata dia.

Terpisah, seorang ASN, Agus Tanati mengatakan bahwa aktivitas di kantornya susah kembali normal. dia dan rekan – rekannya mulai beraktifitas seperti semula. Hanya saja, masih terbentur dengan jaringan sehingga soal laporan yang berhubungan dengan internet harus mampir ke warnet.

“Kami sudah kerja kembali. Kami hanya kendala di jaringan. jadi, untuk laporan harus ke warnet,” terangnya.

Marni, Seorang pedagang Pasar Kalibobo Nabire mengatakan bahwa pasar tempat dia dan rekan sesama penjual aman lancar.

Padahal sebelumnya saat demo dan beberapa hari aktifitas sepih pengunjung bahkan pedagang saat jualan selalu was – was.

“Kami sudah normal jualan lagi. kalau beberapa hari kemarin memang jualan tapi takut – takut (waspada). Sekarang sudah aman jadi kami tidak ragu jualan, ” tuturnya.*(*)*

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code