Program KAPP Nabire dari kepengurusan baru

Ketua KAPP Nabirre, Basaruddin Werfete (Kanan) dan rekannya Daniel Adii (kiri) di kantor KAPP Nabire – NN.

Portal Berita Papua | NavanduNews,

Navandunews, ­– Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Kabupaten Nabire baru saja dilantik pada 11 juli 2019 silan menggantikan kepengurusan lama.

Sejumlah persiapan tengah dilakukan ketua baru, diantaranya pendataan anggota, persiapan melengkapi kepengurusan, raker hingga program kerja.

Ketua KAPP Nabire, Basaruddin Werfete mengatakan, pihaknya sedang mendata ulang anggota sebagai acuan pada rapat pimpinan khusus (rapimsus) di provinsi nanti.

“Selain itu, ada juga persiapan raker di Nabire sekaligus mendata ulang anggota,” ujar Werfete ketika ditemui dikantornya. Sabtu (20/07/2019).

Dikatakan, program kerja yang nantinya setelah pengesahan badang pengurus di Povinsi adalah raker dan dilanjutkan dengan pemetaan potensi anggota sesuai dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selain itu, menentukan    sdm yang ada dan dari soini kita akan menentukan program – program jangka, menengah dan panjang. Akan tetapi setelah raker tentunya.

“Setelah raker baru bahas program kerja, tapi ada program prioritas dibidang jasa konstruksi, bidang perikanan dan bidang perkebunan. Kita coba dorong satu atau dua pengusaha  OAP untuk bisa menjadi contoh bagi yang lainya,” tutur dia.

Basaruddin Werfete bilang, anggota KAAP Nabire pada periode tahun 2016 hingga 2017 berjumlah hampir 3.500 anggota namun saat ini, sudah berkurang. Data sementara baru sekitar 60 anggota. Dan kebanyakan bergerak di bidang makro, mikro serta mikro mini.

“Sebab bidang makro kadang mereka  kecewa karena berkaitan dengan paket – proyek dan banyak yang tidak tidak dapat lalu kecewa. Hal ini kareha kepengurusan kemarin kurang begitu aktif dalam melobi proyek dan juga pembagian tidak merata,” bebernya.

Dia berharap ke depan agar ada keterbukaan dari pemerintah daerah dalam memberikan ruang dan waktu kepada pengusaha asli Papua. Sebab KAPP, ikut membantu pemerintah dalam mengangkat derajat hidup OAP dalam meningkatkan pendapatan perkapita.

“sehingga masukan dan saran serta keterbukaan pemerintah daerah sangat diharapkan demi kemajuan organisasi dalam memfasilitasi pengusaha AOP,” harapnya.

Harapan serupa dikatakan salah satu anggota KAPP Nabire, Daniel Adii. Ia berpendapat, pemerintah tidak harus menutup mata terhadap pengusaha Papua di Nabire. Sebab KAPP ikut mmembantu dalam mensejahterahkan OAP. “Dan kami akan berupaya untuk merubah segala ketertinggakan kepengurusan lama oleh pengurus baru nanti,” harapnya.*(*)*

109 total views, 1 views today

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code