Komunitas KENA angkat sampah di jalan poros Wadio

Aksi komunitas Enaimo saat mengangkat sampah di Jalan poros Wadio – NN.

Portal Berita Papua | NavanduNews,

Nabire, Navandunews ­ – Sesuai dengan salah satu tujuan komunitas yakni persoalan lingkungan, khususnya sampah. Maka pada Rabu (10/07/2019), Komunitas Enaimo turun di Jalan poros Wadio dan membersihkan sampah di tempat ini. komunitas yang baru terbentuk pekan lalu ini melakukan aksi angkat sampah di jalan poros wanggar, tepatnya di depan SMKN 02, Jayanti Wadio, Nabire.

Disini merupakan salah satu tempat pembuangan sampah, atau masyarakat sering menaruhnya.

Mantan Presiden Amerika, Jhon F. Kennedy pernah mengatakan, Jangan tanyakan, apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu!

“Kami mau coba biar sedikit. Memberikan pemahaman kepada anggota grup tentang makna dari kata – kata itu. Maka, hari ini, komunitas Enaimo mau katakan kepada seluruh warga Nabire, jangan tanyakan apa yang Pemkab Nabire buat kepada kita tentang sampah, tapi tanyakan kepada dirimu, apa yang hari ini kita buat untuk Nabire terkait sampah,” ujar Keiya kepada Jubi usai aksi.

Menurutnya, Kegiatan ‘Angkat Sampah’ merupakan satu kegiatan prioritas dari KENA guna berantas sampah yang akhir-akhir ini tidak terurus dengan baik. Semestinya, sampah kita harus berantas bersama seluruh wilayah Nabire.

“Artinya, jika sampah ada di mana – mana maka tidak elok jika saling mengalahkan. Tetapi kita harus ikut memerangi. Mulai dari keluaga baru ke lingkungan,” tuturnya.

Lanjut Philemon, tujuan komunitas Enaimo (Enaimo dalam bahasa Mee artinya Bersama) melakukan aksi angkat sampah, karena kami peduli dengan Nabire. Mengingat akhir-akhir ini sampah berserakan dimana-mana. Kemudian keadaan membuat banyak warga Nabire mengeluh.

“Jadi kita hanya mengeluh tanpa ada ada pertisipasi yang nyata dari warga terhadap sampah. Padahal, sejumlah titik di dalam kota banyak tertimbun sampah dalam jumlah besar. Seperti terminal Oyehe dan Pasar Karang Pasar Kali bobo, dan jalan poros ini,” lanjut dia.

Dia berujar, aksi komunitasnya mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota. Sehingga ada yang memberikan satu truk, satu pick up Triton serta BBM sebagai swadaya komunitas.

Philemon berharap berharap kepada pemkab Nabire melalui dinas terkait agar melihat sampah – sampah di kota ini dengan hati dalam penanggulangan dan pengelolaan yang baik sehingga persoalan sampah dapat teratasi.

“Tanpa perhatian serius tentu tidak bisa terselesaikan,” harapnya.

Salah seorang anggotan komunitas, Nomen Douw  menambahkan bahwa agar tidak menunggu dinas terkait memerangi sampah, sebaiknya masyarakat atau komunitas bisa melakukan dengan  aksi kecil – kecilan di lingkungannya, tiap RT/RW, akan jauh lebih baik. Daripada hanya kita berkoar-koar di media sosial. Ingat bahwa media sosial tidak akan pernah menyelesaikan persoalan yang ada,” tandasnya.*(*)*

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code