Jaman sekarang tidak mudah, tantangan semakin berat

Kepala Sekolah SMA Adhi Luhur Nabire, Romo Christophorus A. Prabantara, SJ di ruang kerjanya – NN.

Portal Berita Papua | NavanduNews,

Nabire, NN – Kedepan, yang dihadapi anak jaman sekarang tidaklah mudah, karena mereka akan menghadapi tantangan yang lebih berat. Artinya, perkembangan jaman itu menuntut anak-anak untuk memiliki skill.

“Artinya, meski pun anak mempunyai nilai tertinggi tapi hanya mempunyai skill tertentu yang dibutuhkan, maka  mereka tidak bisa hidup dalam persaingan. Misalnya, keterampilan computer, keterampilan managerial serta leadership,” Ujar Kepala Sekolah SMA Adhi Luhur Nabire, Romo Christophorus A. Prabantara, SJ, saat pengumuman kelulusan siswa di sekolahnya. Senin (13/05/2019).

Menurut Romo Tito, keterampilan computer, keterampilan managerial serta leadership akan mempengaruhi bagaimana mereka akan bereaksi dengan orang lain.

Sangat disayangkan jika anak pintar tetapi tidak mempunyai relasi yang baik, maka tentu nanti akan kalah. Sebaliknya, jika anak tidak pintar tetapi mempunyai relasi yang baik pasti diperjalanan mudah.

“Termasuk anak-anak yang menyepelekan teknologi informasi, kedepan akan tersingkirkan sebab mau tak mau teknologi informasi akan sungguh – sungguh diperlukan dalam kehidupan. jadi mau tidak mau harus di kuasai,” tuturnya.

Selain itu kata Romo, faktor kepemimpinan/ leadership juga merupakan salah satu hal yang dirasa semakin berkurang. banyak anak pintar dan secara sosial juga bagus, tetapi kalau tidak memiliki jiwa kepemimpinan tentu akan sulit.

“Misalnya, start up seperti gojek dan traveloka. itu berawal dari anak – anak muda, memang mereka bersekolah tetapi disamping itu punya skill. skill di bidang teknologi informasi dan skill tentang managerial, kalau tidak mana bisa perusahaan bisa berkembang bila tidak berbekal ilmu dan managemen,” terangnya.

Dan leadership pastinya lanjut Romo, kalau tidak bagaimana mereka bisa memimpin perusahaan. Jadi saya berpendapat bahwa harus di kuasai seminimal mungkin, itu baik sehingga nanti kedepan siswa bisa survive apapun ilmu yang mereka geluti.

“Sehingga, andai mereka berbekal skill tambahan maka tentu saja akan mudah mendaoatkan pekerjaan. Tetapi tak kalah penting bahwa dengan skill yang dimiliki, harus berfikir untu bagaimana menciptakan pekerjaan,” ucapnya.

Romo Tito bilang, untuk SMA Adhi Luhur Nabire yang jumlah siswa sebanyak 74 orang yang ikut ujian tahun 2019, semuanya lulus 100% dari dua jurusan yang ada yakni IPA dan IPS.

Dia juga berpesan kepada siswa – siswinya bahwa bukan jamannya lagi untuk kebut – kebutan dan coret – coret baju. sebab hanya sekedar luapan kegembiraan sesaat, Itu bukan jamannya kekinian tetapi jaman kuno.

Tetapi terpenting bagaimana mempersiapkan sesudah mendengan hasil kelulusan, proses administrasi. Juga bagaimana harus mencari sekolah untuk melanjutkan.

“Jadi kegembiraan cukup sewajarnya saja. Dan jangan lupa harus bersyukur kepada Tuhan atas semua yang telah dicapai. bersyukur kepada orang tua yang telah menyekolahkan mereka serta bapak ibu guru yang sudah mendampingi di bangku SMA. cepat menata langkah kedepan untuk prestasi yang lebih gemilang,” tandasnya.*(*)*

NN

119 total views, 1 views today

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code