Sekilas sejarah Pekabaran Injil di Tanah Papua

Logo GKI di Tanah Papua – NN/Ist

Portal Berita Papua | NavanduNews,

Nabire, NN – Dua Orang tokoh Zending yang  bekerja di belakang layar bagi misi Pekabaran Injil ke Land der Papous adalah Johannes Gossner & Gerhard Heldring. Dua nama ini praktis tidak diketahui oleh kebanyakan Warga GKI di Tanah Papua saat ini.

Tahun 1852, kedua tokoh Zending tersebut mengumpulkan beberapa pemuda yang akan diutus ke belahan Timur dunia, mereka adalah : Ottow, Geissler, Michaelis, Grimm, Burgers, Schneider yang kemudian diberangkatkan ke Batavia pada 1854 dan ditampung oleh “Het Genootschap voor In en Uitwendige Zending” di suatu tempat yang bernama Kampung Makassar (Nama wilayah ini masih ada sampai saat ini di Jakarta).

Carl Wilhem Ottow & Johann Gottlob Geissler adalah kedua tokoh yang kemudian sampai di Ternate dan terus ke Tanah Papua di Mansinam pada 05 Februari 1855, namun sebenarnya kedua tokoh ini harus bersama salah seorang teman yang bernama *Michaelis*.

Namun Michaelis, tidak ikut serta karena takut terhadap penyakit Malaria. Padahal, sebenarnya Michaelis-lah yang berlatar belakang Theologia (Dominee). sedangkan Ottow dan Geissler adalah berlatar belakang Zendeling Tukang. salah satu dari mereka adalah ahli membuat layar kapal.

Jika sekiranya tidak maka sebenarnya tokoh Penginjilan di Tanah Papua adalah: *Ottow, Geissler & Michaelis*.

Rumberpur adalah nama klan (fam) primitif pengikut Manggundi dari Numfor yang bermigrasi ke Teluk Doreri yang beranak pinak menjadi 9 lineages (garis keturunan) yang kemudian komunal inilah yang menjadi awal kontak pertama Ottow & Geissler yaitu: Rumsayor, Rumadas, Rumbruren, Rumbekwan, Rumfabe, Rumbobyar, Rumakew, Rumander, Sobyar.

Teluk Doreri (Manansawari Branderseiland) dipilih Ottow & Geissler untuk berlabuh dan menginjakkan kaki, karena kawasan ini satu-satunya wilayah perairan yang tenang dan indah yang pernah disinggahi oleh ekspedisi Eropa purba sebelum era 1700an yang kemudian direkomendasikan oleh G.F. de Bruin Korps.

Satu nama lain yang praktis tak dipopulerkan orang Papua adalah: *Van Hasselt* namun perlu diketahui dialah penerus Ottow & Geissler dalam misi pekabaran Injil di Papua, dan bekerja sangat lama untuk kemajuan orang Papua di masa itu. Van Hasselt yang kemudian menyekolahkan di Depok: J. Ariks, Petrus Kafiar hingga F.J.S. Rumainum yang menjadi Pendeta pertama orang Papua (Ketua Sinode GKI Pertama). Pendeta Van Hasselt adalah satu-satunya tokoh Zending yang fasih berbahasa Numfor.

Demikian “Sekilas Sejarah Pekabaran Injil di Tanah Papua”. Warga GKI wajib menceritakan sejarah ini kepada semua orang di atas Tanah ini. TUHAN YESUS KRISTUS memberkati kita semua.

*Jayapura, 05 Februari 2019*

Disadur & diulas ringkas kembali dari Buku “Ajaib Di Mata Kita” (Dit Wonderlijke Werk, F.C. Kamma 1976).

SELAMAT HARI HUT PEKABARAN INJIL DI TANAH PAPU YANG KE 164 TAHUN.

*YPP2019*[Navandu.news]

192 total views, 1 views today

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code