Langkas sederhana dan mudah pengelolaan Sampah untuk menyelamatkan lingkungan

Sampah – NN/Ist.

Portal Berita Papua | NavanduNews,

CARA mudah melakukan pengelolaan sampah untuk menyelamatkan lingkungan kita. Namun perlu kita sadari bahwa setiap diri kita dalam sehari bisa memproduksi sampah sebanyak 800 gram hingga 2,5 kg. Demikian jika berapa banyak manusia di satu daerah, berapa banyak sampah yamg dihasilkannya?

Sehingga penting setiap orang menyadari dan perlu melakukan pengelolaan sampah di rumah. Tujuannya adalah agar pengelolaan sampah dapat memiliki nilai ekonomi atau merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan.

Sebenarnya, dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang baik benar, maka kita tentu dapat membantu menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan.

Caranya adalah mari simak beberapa trik berikut ini.

  1. Pisahkan sampah sesuai dengan jenisnya.

Langkah pertama pengelolaan sampah di rumah adalah memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Sampai bisa dipisahkan menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik.

Lalu siapkan dua tempat sampah yang berbeda di rumah yang dikhususkan untuk setiap jenis-jenis sampah, dan kita tentu sudah tahu. sampah organik adalah sampah yang berasal dari alam, seperti sisa makanan atau daun. Atau dengan kata lain semua sampah yang dapat terurai dengan mudah adalah sampah organik.

Sementara sampah plastik, karet, kaca dan kaleng masuk ke dalam kategori sampah anorganik.

Nah, dengan memisahkan sampah organik dan anorganik, akan memudahkan kita untuk mengelola sampah di rumah.

  1. Pengelolaan Sampah Organik

Cara pengelolaan sampah organik yang paling sederhana adalah dengan menjadikannya sebagai pupuk kompos yang dapat gunakan untuk berkebun. Tetepi, jika tidak suka berkebun atau tidak suka dengan aroma yang ditimbulkan selama pembuatan pupuk kompos, kita bisa mendonasikan sampah organik ke kepada mereka yang memiliki hobi berkebun atau penjual tanaman. Sebab mereka tentunya dengan senang hati menerima untuk diolah menjadi pupuk kompos.

  1. Pengelolaan Sampah Anorganik

Sebagian sampah anorganik dapat didaur ulang, seperti kertas, kardus, botol kaca, botol plastik, kaleng dan lainnya. Jika tidak yakin apakah sebuah kemasan makanan dapat didaur ulang atau tidak, kita dapat memeriksa logo daur ulang pada kemasan makanan tersebut.

Kalau terdapat logo daur ulang, maka kemasan makanan tersebut dapat didaur ulang. Bawa sampah-sampah anorganik tersebut ke pusat daur ulang sampah terdekat atau bisa juga memberikannya kepada pemulung. (Sayangnya tingkat ini belum bisa dilakukan di Nabire).

  1. Pengelolaan Sampah Berbahaya

Pisahkan sampah-sampah berbahaya untuk dibawa ke pusat daur ulang. pusat daur ulang pasti menhetahui cara untuk mendaur ulang sampah berbahaya agar tidak merusak lingkungan.

Untuk barang-barang elektronik yang sudah rusak alias menjadi sampah, bisa dapat mengembalikannya ke perusahaan yang memproduksinya.

Beberapa perusahaan elektronik menerima barang elektronik bekas untuk mereka daur ulang kembali menjadi produk elektronik baru.

  1. Reduce, Reuse and Recycle!

Budayakan gaya hidup Reduce, Reuse and Recycle atau biasa dikenal dengan 3R (Mengurangi, gunakan kembali, daur ulang). Biasakan untuk mengurangi pemakaian plastik atau bahan-bahan lain yang sulit terurai. Untuk menghemat penggunaan plastik.

Kemudian jangan lupa memanfaatkan barang bekas agar bisa digunakan kembali. seperti memanfaatkan botol plastik bekas untuk dijadikan pot tanaman. Itu hanya salah satu contoh saja sebab masih banyak lagi barang bekas yang bisa digunakan sesuai dengan ide kreatifmu.

Nah sebagai generasi muda adat istilah jaman ini sebagai generasi millennial apakah mau untuk melakukan lima langkah pengelolaan sampah di rumah untuk menjaga planet ini,,,,,?????

Ayo, mari kita “selingkuh” (SELAMATKAN LINGKUNGAN HIDUP) dengan “Lisa” (LIHAT SAMPAH ANGKAT). Harus melakukan sesuatu dan INGAT bahwa JANGAN membuang sampah di sembarang TEMPAT.

Catanan : untuk poin ke tiga dan empat memang belum bisa di laksanakan di Nabire, namun setidaknya pois ke satu, dua dan lima bisa diharapkan dapat mengurangi beban sampah yang ada.()*

byadmin

152 total views, 1 views today

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code